Metamorforce

The Guard of Nature

Oleh: Diah Erni


Kami berkeyakinan bahwa tidak ada satu pun yang tidak berguna, sekalipun itu adalah sampah. Konsepnya sederhana saja, kita hanya perlu memisahkan sampah berdasarkan jenisnya (organik dan non organik), lalu mengolah sampah tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah, maukah kita melakukannya?? Jawabannya ada pada diri kita masing-masing.
Sebagai komunitas peduli lingkungan, pengolahan sampah menjadi salah satu program kerja kami. Program ini sudah mulai kami laksanakan sejak Februari 2013, diawali dengan pengolahan sampah organik berupa rumput liar. 
Di sekolah kami memang banyak terdapat rumput liar yang perlu dirapihkan. Lalu muncul ide dari beberapa anggota untuk memanfaatkaanya sebagai pupuk dari pada hanya sekedar dibuang.
Teknisnya, rumput liar dipotong dan dipisahkan berdasarkan mudah atau tidaknya untuk dibakar. Rumput yang mudah terbakar seperti alang-alang, kami keringkan kemudian dibakar, sedangkan rumput yang sulit terbakar  pohon talas, hanya perlu dipotong menjadi bagian yang lebih kecil.


Baik rumput yang telah dibakar maupun dipotong, dimasukkan ke dalam kantong selama beberapa minggu sampai membusuk. Dengan demikian rumput liar yang tadinya mengganggu pemandangan bisa disulap menjadi kompos untuk media pembibitan. Sederhana kan?
Pada program selanjutnya  kami berencana membuat tempat sampah yang terpisah (organik dan non organik) dan mengolah sesuai dengan kegunaannya.

(Bersambung >> Pembibitan)


0 komentar:

Poskan Komentar


hit counter

Pengikut Blog